Tampilkan postingan dengan label El Clasico. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label El Clasico. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 April 2012


Real Madrid tak hanya sukses menaklukkan Barcelona 2-1 di laga El Clasico jilid II La Liga musim 2011-12. Armada Los Blancos juga mencatatkan rekor terbaru sekaligus memecahkan rekor tim itu sendiri.


Dua gol yang dicetak Sami Khedira dan Cristiano Ronaldo di Camp Nou, Sabtu 21 April 2012 atau Minggu dini hari waktu Indonesia, menggenapkan torehan 109 gol di musim ini. Adapun 63 gol dicetak di Santiago Bernabeu dan 46 gol di kandang lawan.





Catatan tersebut memastikan El Real sebagai klub La Liga tersubur sepanjang satu musim. Itu pun masih bisa bertambah mengingat masih ada empat pertandingan tersisa. Raihan itu sekaligus mematahkan rekor tim kebanggaan Ibukota Spanyol sebelumnya di musim 1989-90 silam dengan 107 gol.


Tercatat 14 pemain skuad Jose Mourinho turut mempersembahkan gol dalam rekor baru tersebut. Cristiano Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak (42), selain Gonzalo Higuain (21) dan Karim Benzema (18).


TOP SKOR LA LIGA
Musim    Tim                      Gol
2011/12    Real Madrid        109*
1989/90    Real Madrid        107
2008/09    F.C. Barcelona    105
2010/11    Real Madrid        102
2009/10    Real Madrid        102
1996/97    F.C. Barcelona    102
*Empat laga tersisa


TOP SKOR PELATIH REAL MADRID
Musim    Total gol        Kandang    Tandang             Pelatih
2011/12    109                63            46              J. Mourinho
1989/90    107                78            29              J.B Toshack
2010/11    102                60            42              J. Mourinho
2009/10    102                61            41              M. Pellegrini
1987/88    95                  59            36              L. Beenhakker


(vivaBola)
Diposting oleh Areef
Harapan Barcelona mempertahankan gelar Primera Liga Spanyol untuk keempat kali secara beruntun kian tipis, setelah tertinggal tujuh poin dari Real Madrid hingga jornada 34. Jarak kedua tim kembali melebar, ketika Los Blancos tampil impresif di Camp Nou untuk mengunci kemenangan krusial 2-1, Sabtu (21/4) malam.

Sami Khedira membuka keunggulan Madrid di babak pertama, meski Barcelona sebetulnya mendominasi jalannya pertandingan. Pemain pengganti Alexis Sanchez sempat membuka harapan, tapi Cristiano Ronaldo memastikan kemenangan pertama Madrid dalam El Clasico sejak 2008 silam hanya beberapa saat setelah gol Alexis.


Baru lima menit setelah peluit kick-off dibunyikan, Los Blancos sudah memperoleh peluang. Berawal dari sepak pojok Mesut Ozil dari sisi kiri, Cristiano Ronaldo melompat tinggi untuk melepaskan tandukan, tapi masih ditepis Victor Valdes. Kemudian Pepe yang nyaris menjebol gawang Valdes dari tendangan sudut berikutnya.

Tapi hanya dua menit berselang Dani Alves melakukan interccept passing Pepe dan menuju area penalti. Iker Casillas dengan cepat keluar dari garis gawang untuk menahan laju Alves. Sebuah penyelamatan gemilang dari kapten Los Blancos.

Setelah tercipta jual beli serangan, Madrid akhirnya mencuri gol di menit ke-17. Angel Di Maria menjadi eksekutor tendangan sudut kemudian disundul Pepe. Carles Puyol gagal membuang bola dan justru Sami Khedira menyambar dari belakang dan sukses menceploskan bola ke gawang Valdes.

Sepuluh menit kemudian Barca mendapat kans menyamakan kedudukan, tapi Thiago terlalu ambisius dan sepakannya dari jarak dekat masih melebar. Blaugrana tetap tertinggal hingga turun minum.

Barcelona kembali mengambil inisiatif menyerang di babak kedua. Tapi pemain muda Cristian Tello membuang setidaknya dua peluang emas di awal paruh kedua. Pertama saat umpan cantik Andres Iniesta ke area penalti dibuang begitu saja oleh Tello. Kedua, Thiago membongkar pertahanan Madrid dan memberikan passing kepada Tello, tapi lagi-lagi sepakan Tello masih jauh melebar di atas gawang.

Pep Guardiola membuat keputusan mengejutkan dengan menarik keluar Xavi Hernandez, untuk memberikan ruang kepada Alexis Sanchez. Tapi, ternyata insting Guardiola begitu kuat. Hanya semenit berada di lapangan Alexis sukses menjebol gawang Iker Casillas.

Iniesta memberikan umpan kepada Tello, tapi sepakan Tello dibuang Casillas. Adriano memanfaatkan bola muntah, kembali diselematkan kiper utama timnas Spanyol, tapi kemudian Alexis menyambar dari jarak dari usaha keduanya.

Sayang, euforia Blaugrana tidak bertahan lama. Hanya beberapa menit kemudian serangan balik cepat menghukum tuan rumah. Ozil menusuk melalui sisi kanan dan memberikan umpan matang kepada Ronaldo, yang berhasil mengecoh Valdes kemudian membawa Madrid kembali unggul.

Barca terus menekan demi mengejar ketinggalan. Meski mencetak beberapa peluang di depan gawang, rapatnya barisan belakang Madrid membuat skor 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir.

(Goal)
Diposting oleh Areef

Total sebanyak 400 penonton diprediksikan akan menyaksikan laga El Clasico antara tuan rumah Barcelona versus Real Madrid dini hari nanti. Selain sejarah permusuhan yang telah mendarah daging, pertemuan kedua di La Liga ini diyakini banyak kalangan akan menjadi penentu juara musim ini.


Madrid akan mendatangi Camp Nou dengan keunggulan empat poin dari seteru abadinya itu dengan masing-masing menyisakan lima laga tersisa di La Liga. Kemenangan akan memperbesar peluang pasukan Jose Mourinho menjadi kampiun. 


Sebaliknya, jika Madrid terjungkal, Barca dipastikan akan di atas angin karena sukses membuat Madrid tertekan menjelang garis finish.


Dilansir tribal, sebanyak 780 jurnalis profesional dari 133 media dan 31 negara di seluruh penjuru dunia akan berada di Camp Nou. Jumlah itu terbagi dari 74 media cetak, 16 agensi, empat stasiun radio dan 39 channel TV. Semuanya akan mengabadikan duel panas dua rival abadi di Spanyol itu.


Para pekerja media itu tak hanya datang dari penjuru Eropa. Tampak juga media-media dari Amerika Serikat, Israel, Qatar, Jepang dan Malaysia.


(Vivabola)
Diposting oleh Areef

Jumat, 20 April 2012



Barcelona dan Real Madrid unggul jauh dibandingkan tim-tim lain di La Liga dalam hal statistik, baik untuk individu maupun tim.

Kedua penguasa Spanyol itu nyaris sebanding dalam beberapa urusan, tapi juga ada yang mencolok perbedaannya.

~ Paling produktif: Real Madrid hanya butuh satu gol untuk memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim La Liga (107), sedangkan Barcelona menguntit dengan 96 golnya.


~ Pertahanan terbaik: Sejauh ini, keduanya adalah tim yang paling jarang kebobolan di liga. Barcelona memimpin dengan 24
gol, sedangkan Real Madrid 29 gol.

~ Tembakan terbanyak: Real Madrid telah melepaskan 270 tembakan tepat sasaran, sedangkan Barcelona membukukan 256.

~ Paling jarang terancam: Hanya ada 88 tembakan ke gawang Barcelona di La Liga musim ini, jauh dari jumlah tembakan ke gawang Real Madrid yang berjumlah 114.

~ Real Madrid unggul jumlah assist: Sang pemimpin klasemen telah mencatatkan total 76 assist, unggul 20 assist dari sang juara bertahan.

~ Offside seimbang: Blaugrana telah terperangkap offside sebanyak 111 kali, hampir sama dengan Los Merengues (114).

~ Barcelona unggul jumlah operan: Barcelona telah melakukan 21.984 operan (666 per laga), jauh dari 16.514 milik Real Madrid (500 per laga).

~ Barcelona unggul jumlah dribel: Barca telah melakukan 404 dribel sepanjang musim ini, sedangkan Real 294.

~ Real lebih sering melakukan pelanggaran: Los Blancos telah melakukan 448 pelanggaran dan dilanggar 502 kali, sedangkan Azulgrana melanggar 343 kali dan dilanggar sebanyak 535 kali.

~ Dua dari sekian tim dengan rekor fair play terbaik: Pasukan Josep Guardiola telah mengoleksi 71 kartu kuning dan 4 kartu merah, sedangkan kubu Jose Mourinho mendapatkan 82 kartu kuning dan 5 kartu merah.

~ Lebih banyak penalti untuk Real: Skuad Mourinho telah mendapatkan 11 penalti, sedangkan Barca 7 penalti.

~ Mesut Ozil memimpin daftar top assist sementara La Liga musim ini dengan koleksi 15, diikuti oleh Angel Di Maria (14), Messi (13), Ronaldo (11) dan Dani Alves (10).


Yang terakhir, Lionel Messi serta Cristiano Ronaldo sama-sama telah mengukir 41 gol dan berbagi puncak daftar top scorer sementara La Liga 2011/12. Gol-gol Messi lahir dari 174 tembakan, sedangkan Ronaldo dari 220 tembakan.

 (Bola.Net)
Diposting oleh Areef

Kamis, 19 April 2012

"The mother of all games". Pertandingan besar antara dua seteru, Barcelona dan Real Madrid, kembali terjadi akhir pekan ini. El Clasico!

Sabtu (21/4) malam, Camp Nou akan menjadi tempat pertemuan kesepuluh bagi pelatih kedua tim, Pep Guardiola dan Jose Mourinho. Kedua pelatih berlevel top ini kembali akan saling menguji kekuatan dengan taruhan gelar Primera Liga Spanyol.

Saat ini Madrid mengungguli Barcelona dengan selisih empat poin di puncak klasemen. Kemenangan sangat berarti bagi dua tim yang selalu terlibat rivalitas mendebarkan dalam dua musim terakhir ini. Kemenangan akan mendekatkan Madrid ke gelar juara, sementara kemenangan pula yang dibutuhkan Barcelona guna menghidupkan peluang mempertahankan gelar mereka.

Sebelum menyaksikan serunya laga, perlu kita simak statistik pertemuan Guardiola dan Mourinho sepanjang sepuluh pertemuan yang sudah mereka jalani.

Statistik El Clasico Era PEP vs. MOURINHO

2010/11 & 2011/12
5W 4D 1L REKOR      1W 4D 5L
50% PERSENTASE KEMENANGAN       10%
21 GOL DICETAK          11
 109 TOTAL TEMBAKAN 115
 51 TEMBAKAN KE ARAH GAWANG    48
 47 PENYELAMATAN 44
1 TENDANGAN PENALTI      1
65% BALL POSSESSION RATA-RATA      35%
29 KARTU KUNING   47
2 KARTU MERAH    7
156 PELANGGARAN 203
44 TENDANGAN SUDUT   47
29 PERGANTIAN PEMAIN    26



Tidak heran jika Guardiola mengungguli Mourinho dalam catatan statistik karena performa Barcelona lebih meyakinkan.

Mourinho hanya pernah menang sekali, tapi banyak yang bisa dibahas jika hasil pertemuan dibahas satu persatu. Barcelona mengungguli Madrid dalam aspek rasio penguasaan bola hampir tiga banding dua. Ini menjadi indikasi gaya permainan kedua tim, Barcelona lebih fokus pada mempertahankan bola sementara Madrid dikenal dengan efisiensi serangan balik mereka.

Angka-angka ini akan memberikan informasi yang lebih terperinci:

72 - Persentase tertinggi dari penguasaan bola diperoleh Barcelona hanya dalam satu pertandingan. Ini terjadi dua kali musim lalu, hasil 1-1 di Primera Liga dan kemenangan 2-0 Barcelona di semi-final Liga Champions. Persentase tertinggi yang pernah diperoleh Madrid adalah 41 persen.

47 - Jumlah pelanggaran yang dilakukan Madrid. Mungkin ini alasan kenapa mereka memperoleh lebih banyak kartu kuning dan kartu merah dibandingkan dengan Barcelona?

10 - Selisih gol positif yang dikumpulkan Barcelona dalam sepuluh pertandingan. Barcelona mencetak rata-rata 2,1 gol per pertandingan, satu gol lebih banyak daripada Madrid yang lebih konservatif.

4 - Jumlah penampilan Kaka. Dua sebagai pemain inti dan dua pemain pengganti. Saat tampil sebagai pemain inti, Kaka tidak pernah bermain penuh dan selalu digantikan oleh pemain lain.

3 - Jumlah El Clasico yang dilalui Lionel Messi tanpa mencetak gol. Periode terpanjangnya tanpa menjebol gawang Madrid. Gol terakhir Messi ke gawang Iker Casillas terjadi di ajang Supercopa Agustus lalu yang menentukan kemenangan 3-2. Total Messi mengumpulkan enam gol, sementara Cristiano Ronaldo hanya satu dalam sepuluh laga.

2 - Pasukan Mourinho tak pernah mampu menjebol gawang Barcelona lebih dari dua kali. Jumlah ini juga merupakan total penalti yang diberikan sepanjang sepuluh laga dan masing-masing mendapat satu. Tidak perlu heran kalau Messi dan Ronaldo yang mencetak gol tersebut.

1 - Kartu merah yang diberikan kepada Pepe di tengah reputasi sang pemain yang terkenal di media akibat pelanggaran tak perlu seperti menginjak tangan Messi pada laga pertama perempat-final Copa del Rey musim ini yang dimenangkan Barcelona 2-1. Pepe juga mengumpulkan enam kartu kuning.

(goal)

Diposting oleh Areef
Mantan pelatih Real Madrid Bernd Schuster meyakini los Blancos bakal menerapkan permainan bertahan saat menghadapi Barcelona dalam laga el Clasico akhir pekan ini.

Madrid dan Barcelona akan menjalani laga krusial untuk mengubah selisih empat poin diantara mereka. Schuster meyakini Barcelona akan berusaha keras untuk menyelesaikan permasalahan yang bakal mereka hadapi.



“Barca dan Madrid menghadapi laga ini dengan kelelahan. Itu normal. Hasil imbang sudah bagus bagi Madrid. Tapi kemenangan bisa memberikan mereka gelar juara,” ujar Schuster kepada Radio COM.

“Saya tidak melihat [Jose] Mourinho ingin meraih kemenangan, dia tak akan mengambil risiko. Dia belum pernah melakukan itu di pertandingan seperti ini. Gagal menjadi juara Liga akan menjadi bencana.”

Schuster mundur sebagai pelatih Madrid pada 2008, dan mengatakan, Mourinho menikmati perlindungan yang diberikan jajaran direksi klub, sesuatu yang tak pernah dirasakan pelatih lainnya di Santiago Bernabeu.

“Mourinho menjadi pelatih pertama yang tak bergantung kepada hasil,” tambah Schuster.

“Apa yang dia lakukan di konferensi pers menyenangkan saya, karena saya juga akan meminta asisten saya untuk berbicara. Cara Madrid mengoriganisir, dan kekuasaan Mourinho di klub, saya kira tidak akan membuat dia pergi pada musim panas nanti.”

(goal)

Diposting oleh Areef
9 - Jumlah kemenangan pelatih Barca Josep Guardiola dalam 14 laga El Clasico di segala ajang (La Liga, Piala Raja, Liga Champions dan Piala Super Spanyol) sejak menangani klub itu pada 2008. Sementara Real hanya menang hanya sekali, di babak perpanjangan waktu final Piala Raja 2011 dengan skor 1-0.

11 - Jumlah kemenangan beruntun yang dibukukan Barca sejak kalah 2-3 atas Osasuna pada 11 Februari. Rentetan kemenangan ini membawa membuat mereka berhasil memangkas selisih poin dengan Madrid menjadi 4 poin saja setelah Madrid hanya bisa meraih hasil imbang melawan Malaga, Villarreal dan Valencia.

13 - Jumlah gol yang dicetak Lionel Messi dalam 18 laga El Clasico. Torehan gol itu membawa Messi berada di posisi ke-5 pada urutan pencetak gol terbanyak di laga El Clasico, bersama dengan mantan pemain Real, Gento. Namun Messi sudah absen mencetak gol di 3 laga terakhir melawan Real.

18 - Jumlah gol mantan pemain Real, Alfredo Di Stefano, yang sekarang menjadi Presiden Kehormatan klub, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di laga El Clasico.

18 - Jumlah kartu terbanyak yang diterima pemain sepanjang laga El Clasico. Predikat penerima kartu terbanyak itu disandang oleh mantan penggawa Real, Fernando Hierro (17 kartu kuning dan satu kartu merah).

63 - Jumlah gol Messi dalam semua kompetisi musim ini, sementara Cristiano Ronaldo hanya membukukan 53 gol dalam semua kompetisi. Sedangkan di La Liga kedua pemain sama-sama mencetak 41 gol.

86 - Jumlah kekalahan Barca dan Real di laga El Clasico, 46 laga lainnya berakhir imbang.

218 - Jumlah pertandingan resmi El Clasico sejak kedua klub itu bertemu dalam laga empat besar Piala Spanyol pada 13 Mei 1902, ketika Barca menang 3-1.

365 - Jumlah gol Real dalam laga resmi El Clasico, 11 gol lebih banyak dari jumlah gol yang dilesakkan Barca.

untuk laga minggu dini hari nanti:

Jika Madrid menang, maka mereka akan meninggalkan Barca dengan selisih 7 poin di 4 laga tersisa. Sementara jika Barca yang keluar sebagai pemenang, maka akan semakin mendekati Madrid di puncak klasemen dengan selisih 1 poin saja
Diposting oleh Areef

Rabu, 18 April 2012


Akhir pekan ini akan tergelar El Clasico jilid keenam di musim ini, dengan Barcelona sebagai tuan rumahnya. Duel keras ini adalah untuk semua misi.

Misi pertama, tentu saja, demi gengsi. Semua orang tahu apa arti memenangi El Clasico buat Barca ataupun Real Madrid. Maklum, mereka seteru besar, musuh bebuyutan, rival abadi, dan lain-lain.

Misi kedua adalah terkait persaingan memperebutkan gelar juara La Liga. Dengan sisa lima pekan, kompetisi di antara mereka sudah memasuki tahap krusial.

Real Madrid, jika kali ini bisa menang, akan mendapatkan jalan yang lebih lapang untuk finis nomor satu di akhir musim. Sebaliknya, Barca akan merapatkan jaraknya menjadi satu poin jika bisa menaklukkan El Real, dan itu berarti peluang mereka tetap besar.

Misi ketiga adalah menaikkan moral untuk melanjutkan perjuangannya di Liga Champions. Soalnya mereka sama-sama kalah di leg pertama babak semifinal. Madrid menyerah 1-2 di kandang Bayern Munich, Barca kalah 0-1 di markas Chelsea.

Kemenangan dalam El Clasico hari Sabtu (21/4/2012) lusa dapat memberi dampak psikologis yang berarti buat mereka untuk melakoni leg kedua di stadion masing-masing.

Dari lima pertemuan mereka di musim ini -- dua kali di Piala Super Spanyol, sekali di liga, dua kali di perempatfinal Copa del Rey --, Madrid tak pernah menang, bahkan kalah dua kali di Santiago Bernabeu. Barca menang tiga kali.

Hasil pertandingan El Clasico di musim ini:

14 Agustus 2011: Real Madrid 2-2 Barcelona (Piala Super)
17 Agustus 2011: Barcelona 3-2 Real Madrid (Piala Super)
10 Desember 2011: Real Madrid 1-3 Barcelona (La Liga)
18 Januari 2012: Real Madrid 1-2 Barcelona (Copa del Rey)
25 Januari 2012: Barcelona 2-2 Real Madrid (Copa del Rey)

(detik)
Diposting oleh Areef