Tampilkan postingan dengan label Bayern Munich. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bayern Munich. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Mei 2012


Schweinsteiger menilai Mourinho adalah jaminan sukses.

Meskipun penuh kontroversi, sosok Jose Mourinho tetap dikagumi oleh banyak orang termasuk salah satunya gelandang Bayern Munich Bastian Schweinsteiger.

Schweinsteiger bahkan mengaku sangat ingin dilatih oleh pria asal Portugal itu. Menurutnya entrenador berjuluk The Special One tersebut merupakan jaminan sukses.


Tanpa bermaksud meremehkan kemampuan Jupp Heynckes, pelatih Bayern saat ini, pemain yang biasa disapa Schweini itu berharap agar manajemen The Bavarian merekrut Mourinho jika nanti mereka ingin mencari pelatih baru.

"Saya harus katakan bahwa Mourinho adalah pelatih hebat. Sayang dia tidak bisa bahasa Jerman. Lepas dari itu saya tetap berpikir kalau dia bisa sukses jika bersama Bayern," kata Schweinsteiger.

"Saya akan sangat senang jika Bayern mempertimbangkan Mourinho saat kami membutuhkan pelatih baru," sambungnya dikutip Bild, Jumat, 11 Mei 2012.

Mourinho sendiri masih terikat kontrak dengan Real Madrid. Bahkan belum lama ini dia menegaskan belum berniat hengkang dari Santiago Bernabeu dalam waktu dekat.
Diposting oleh Areef

Jumat, 04 Mei 2012


Gelandang Real Madrid Mesut Ozil berharap Bayern Munich mengalahkan Chelsea di final Liga Champions pada 19 Mei nanti, dan selanjutnya mengangkat trofi di Allianz Arena.

Madrid disingkirkan Bayern di semi-final kompetisi elit antarklub Eropa tersebut. Walau mengakui kegagalan itu masih menyakitkan, Ozil dapat menerimanya, dan ingin klub Jerman tersebut menjadi pemenang.



“Saya mendukung Bayern di final,” ujar Ozil dilansir Bild.

“Menjuarai La Liga telah membuat kami sedikit melupakan kegagalan di Liga Champions. Tapi rasa frustrasi itu muncul lagi, karena final makin dekat.”

“Kami harus mencoba lagi untuk lebih baik pada musim berikutnya.”

(Goal)

Diposting oleh Areef

Kamis, 26 April 2012


Jose Mourinho, seperti halnya seluruh punggawa Real Madrid, terlihat tegang saat pertandingan memasuki babak adu penalti. Di leg kedua semifinal Liga Champions itu, Madrid takluk 3-1 dari Bayern Munich setelah sebelumnya skor secara agregat imbang 3-3.

Mou bahkan sampai berlutut kala melihat dua penendang pertamanya gagal menaklukkan Manuel Neuer. Dan ketika Bastian Schweinsteiger memastikan tersingkirnya Madrid, Mou langsung menghilang di terowongan menuju ruang ganti.


Kendati Mou sempat bersalaman dengan Jupp Heynckes sebelum adu penalti dimulai, banyak yang mengira Mou menuju ruang ganti untuk memarahi anak asuhnya.

Tetapi Mourinho tampaknya lebih dewasa sekarang. Sepertinya kini Mou sudah bisa menerima kekalahan dengan lapang dada.

Hal tersebut dikonfirmasikanlangsung oleh pelatih Bayern. Heynckes mengatakan bahwa Mou mendatangi ruang ganti Bayern untuk mengucapkan selamat secara langsung kepada pemain dan staf pelatih.

"Jose Mourinho datang ke ruang ganti kami untuk memberi selamat setelah pertandingan. Itu adalah perbuatan yang sangat terhormat," puji Heynckes seperti dilansir AP.


Diposting oleh Areef

Rabu, 25 April 2012


Diposting oleh Areef

Bayern Munich akhirnya merebut tiket final Liga Champions melalui adu penalti meski dikalahkan Real Madrid 2-1, sehingga agregat menjadi imbang 3-3, Rabu (24/4) malam.

Hanya butuh enam menit bagi tuan rumah untuk membuka keunggulan. Menerima sebuah umpan panjang, Angel Di Maria bermaksud memberikan umpan silang mendatar ke tengah kotak penalti tetapi bola mengenai tangan David Alaba. Penalti dengan tenang dieksekusi oleh Cristiano Ronaldo.


Keberhasilan Ronaldo itu menjadikan rekor tersendiri setelah selalu mampu menjaringkan gol dalam 25 eksekusi penalti terakhir.

Hanya semenit, Bayern memperoleh peluang menyamakan kedudukan. Alaba beraksi di sayap kiri dan memberikan umpan yang disongsong Arjen Robben. Sayangnya eksekusi sayap kidal itu tidak sempurna sehingga bola melayang ke atas mistar gawang Iker Casillas.

Menit 14, Santiago Bernabeu kian bersorak. Kesalahan penguasaan pemain Bayern menyebabkan bola direbut Sami Khedira dan bergulir ke arah Mesut Ozil. Dengan cepat Ozil memberi umpan kepada Ronaldo. Tannpa kawalan, Ronaldo mencetak gol kesepuluhnya di Liga Champions musim ini.

Pertandingan sepertinya selesai terlalu cepat, tetapi Pepe melakukan kesalahan fatal pada menit ke-27. Bek Portugal itu mendorong Mario Gomez yang berupaya menjangkau umpan silang Toni Kroos. Kartu kuning dan penalti! Robben berhasil menjalankan tugas sebagai eksekutor meski bola sempat ditepis Casillas.

Gol tersebut mendorong kepercayaan diri para pemain Bayern. Sebaliknya, barisan pertahanan Madrid kerap panik dalam menghadang serangan lawan. Mendekati akhir babak pertama, Bayern memperoleh peluang menyamakan kedudukan. Tendangan bebas Robben di depan kotak penalti berbelok menghantam Pepe, tapi beruntung Casillas secara refleks berhasil mencegah laju bola.

Bayern berani mengendalikan tempo pertandingan ketika babak kedua dimulai. Peluang langsung didapat ketika Gomez menyambut umpan silang Robben dengan sundulan, tetapi arah bola melebar. Madrid membalas ketika Karim Benzema melepaskan tembakan keras yang dapat dihalau Manuel Neuer.

Pertandingan menarik yang disajikan sebelum jeda tak terulang. Bayern mencoba bermain lebih sabar, sementara upaya Madrid dalam membangun serangan kerap digagalkan lini tengah Bayern yang digalang Luiz Gustavo.

Gomez memperoleh peluang emas memberikan tiket final kepada Bayern saat pertandingan tinggal tersisa lima menit. Lolos dari pertahanan Madrid, Robben memberikan umpan mendatar yang bisa dengan mudah diselesaikan oleh Gomez. Namun, Gomez memilih menahan bola sehingga Pepe dan Sergio Ramos sudah menutup ruang tembak.

Dua menit tambahan waktu tidak memberikan gol kemenangan sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Tempo pertandingan tak juga berubah sepanjang 15 menit pertama perpanjangan waktu. Untuk menggiatkan kreativitas tim, Thomas Muller dimasukkan menggantikan Franck Ribery. Namun, harapan Bayern tak terwujud. Malahan Gustavo dan Holger Badstuber memperoleh kartu kuning sehingga harus menjalani sanksi akumulatif.

Kelelahan menjalani perpanjangan waktu membuat kondisi fisik tak bisa dibohongi. Ronaldo yang cemerlang dengan dua gol di babak pertama tak lagi memperoleh kesempatan mengancam gawang Neuer. Sementara, Kroos mulai melakukan kesalahan saat menahan bola.

Madrid memainkan kartu terakhir pergantian pemain dengan memasukkan Gonzalo Higuain serta Esteban Granero. Sama seperti Kaka yang dimasukkan di akhir babak kedua waktu normal, para pemain pengganti Madrid tak banyak berkontribusi. Granero bahkan memperoleh kartu kuning karena berupaya mengelabui wasit Viktor Kassai dengan menjatuhkan diri di kotak penalti.

Skor tak jua berubah, satu tiket final Liga Champions harus ditentukan melalui lotere adu penalti.

Eksekusi pertama Madrid yang diambil Ronaldo malah gagal sehingga rekor 25 tendangan penalti yang berhasil pun terhenti. Kegugupan sepertinya sontak menyergap skuat Madrid sehingga eksekusi berikutnya yang diambil Kaka dapat dipatahkan juga oleh Neuer.

Casillas sempat menghidupkan peluang Madrid dengan menepis eksekusi Kroos dan Lahm. Namun, harapan Los Merengues sirna begitu tendangan Sergio Ramos melayang ke atas mistar. Pada eksekusi penentuan, Bastian Schweinsteiger berhasil menjalankan tugasnya.

Bayern akan tampil di Allianz Arena, kandang sendiri, di final Liga Champions menghadapi Chelsea, 19 Mei mendatang. akhirnya merebut tiket final Liga Champions melalui adu penalti meski dikalahkan Real Madrid 2-1, sehingga agregat menjadi imbang 3-3, Rabu (24/4) malam.

Hanya butuh enam menit bagi tuan rumah untuk membuka keunggulan. Menerima sebuah umpan panjang, Angel Di Maria bermaksud memberikan umpan silang mendatar ke tengah kotak penalti tetapi bola mengenai tangan David Alaba. Penalti dengan tenang dieksekusi oleh Cristiano Ronaldo.

Keberhasilan Ronaldo itu menjadikan rekor tersendiri setelah selalu mampu menjaringkan gol dalam 25 eksekusi penalti terakhir.

Hanya semenit, Bayern memperoleh peluang menyamakan kedudukan. Alaba beraksi di sayap kiri dan memberikan umpan yang disongsong Arjen Robben. Sayangnya eksekusi sayap kidal itu tidak sempurna sehingga bola melayang ke atas mistar gawang Iker Casillas.

Menit 14, Santiago Bernabeu kian bersorak. Kesalahan penguasaan pemain Bayern menyebabkan bola direbut Sami Khedira dan bergulir ke arah Mesut Ozil. Dengan cepat Ozil memberi umpan kepada Ronaldo. Tannpa kawalan, Ronaldo mencetak gol kesepuluhnya di Liga Champions musim ini.

Pertandingan sepertinya selesai terlalu cepat, tetapi Pepe melakukan kesalahan fatal pada menit ke-27. Bek Portugal itu mendorong Mario Gomez yang berupaya menjangkau umpan silang Toni Kroos. Kartu kuning dan penalti! Robben berhasil menjalankan tugas sebagai eksekutor meski bola sempat ditepis Casillas.

Gol tersebut mendorong kepercayaan diri para pemain Bayern. Sebaliknya, barisan pertahanan Madrid kerap panik dalam menghadang serangan lawan. Mendekati akhir babak pertama, Bayern memperoleh peluang menyamakan kedudukan. Tendangan bebas Robben di depan kotak penalti berbelok menghantam Pepe, tapi beruntung Casillas secara refleks berhasil mencegah laju bola.

Bayern berani mengendalikan tempo pertandingan ketika babak kedua dimulai. Peluang langsung didapat ketika Gomez menyambut umpan silang Robben dengan sundulan, tetapi arah bola melebar. Madrid membalas ketika Karim Benzema melepaskan tembakan keras yang dapat dihalau Manuel Neuer.

Pertandingan menarik yang disajikan sebelum jeda tak terulang. Bayern mencoba bermain lebih sabar, sementara upaya Madrid dalam membangun serangan kerap digagalkan lini tengah Bayern yang digalang Luiz Gustavo.

Gomez memperoleh peluang emas memberikan tiket final kepada Bayern saat pertandingan tinggal tersisa lima menit. Lolos dari pertahanan Madrid, Robben memberikan umpan mendatar yang bisa dengan mudah diselesaikan oleh Gomez. Namun, Gomez memilih menahan bola sehingga Pepe dan Sergio Ramos sudah menutup ruang tembak.

Dua menit tambahan waktu tidak memberikan gol kemenangan sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Tempo pertandingan tak juga berubah sepanjang 15 menit pertama perpanjangan waktu. Untuk menggiatkan kreativitas tim, Thomas Muller dimasukkan menggantikan Franck Ribery. Namun, harapan Bayern tak terwujud. Malahan Gustavo dan Holger Badstuber memperoleh kartu kuning sehingga harus menjalani sanksi akumulatif.

Kelelahan menjalani perpanjangan waktu membuat kondisi fisik tak bisa dibohongi. Ronaldo yang cemerlang dengan dua gol di babak pertama tak lagi memperoleh kesempatan mengancam gawang Neuer. Sementara, Kroos mulai melakukan kesalahan saat menahan bola.

Madrid memainkan kartu terakhir pergantian pemain dengan memasukkan Gonzalo Higuain serta Esteban Granero. Sama seperti Kaka yang dimasukkan di akhir babak kedua waktu normal, para pemain pengganti Madrid tak banyak berkontribusi. Granero bahkan memperoleh kartu kuning karena berupaya mengelabui wasit Viktor Kassai dengan menjatuhkan diri di kotak penalti.

Skor tak jua berubah, satu tiket final Liga Champions harus ditentukan melalui lotere adu penalti.

Eksekusi pertama Madrid yang diambil Ronaldo malah gagal sehingga rekor 25 tendangan penalti yang berhasil pun terhenti. Kegugupan sepertinya sontak menyergap skuat Madrid sehingga eksekusi berikutnya yang diambil Kaka dapat dipatahkan juga oleh Neuer.

Casillas sempat menghidupkan peluang Madrid dengan menepis eksekusi Kroos dan Lahm. Namun, harapan Los Merengues sirna begitu tendangan Sergio Ramos melayang ke atas mistar. Pada eksekusi penentuan, Bastian Schweinsteiger berhasil menjalankan tugasnya.

Bayern akan tampil di Allianz Arena, kandang sendiri, di final Liga Champions menghadapi Chelsea, 19 Mei mendatang.

(Goal)
Diposting oleh Areef

Real Madrid wajib ulangi memori UCL 2002..!!

Real Madrid akan tampil di semifinal Liga Champions.Kali ini dalam leg kedua melawan Bayern Munich yang datang ke Santiago Bernabeu Bermodalkan keunggulan aggregat 2-1.

Kubu Los Merengues tak perlu panik dengan ketinggalan 1-2 dari tim Bayern Munich.Soalnya,Madrid pernah mengalami hal serupa di perempat final Liga Champions pada musim 2001/2002 atau kurang lebih 10 tahun yang lalu.


Pada tahun 2002 Bayern Munich menang 2-1 dalam leg pertama di Stadion Olympic lewat gol tuan rumah Stefan Effenberg dan Claudio Pizarro,sedangkan El Real melesakkan gol lewat Geremi.

Madrid kemudian membalikan keunggulan agregat jadi 3-2 pada leg kedua setelah Madrid menang dua gol tanpa balas di Bernabeu melalui Ivan Helguera dan Guti Hernandez.

Madrid pun melenggang ke semifinal Liga Champions.

Dikabarkan oleh ' AS ', setelah pertemuannya dgn Madrid di atas, Bayern pernah mengalami hal serupa pada musim 2009/2010 unggul agregat 2-1.
Bayern mampu melewati hadangan Fiorentina dan M.U hingga akhirnya tim Bavarian tampil di final melawan Inter Milan.

Perempat final UCL 2001/2002
Bayern 2- Madrid 1 (leg ertama)/ Real Madrid 2- Bayern 0 ( leg kedua)

Perdelapan final UCL 2009/2010

Bayern 2- Florentina 1 ( leg1) / Fiorentina 3- Bayern 2 ( leg 2)

Perempat final UCL 2009/2010

Bayern 2- M.U 1 ( leg1)/ M.U 3- Bayern 2 (leg2)
Diposting oleh Areef
Berbekal kekuatan skuad yang lebih baik -- kendati sang lawan juga bertabur bintang -- ditambah status tuan rumah, tak sedikit yang memprediksi Real Madrid bakal mampu membalikkan defisit 2-1 saat meladeni kunjungan Bayern Muenchen di semi-final II Liga Champions malam ini.

Tetapi, Santiago Canizares tak beranggapan demikian. Mantan kiper yang memulai karier bersama Los Blancos namun tenar ketika lama memperkuat Valencia ini menilai kedua tim masih memiliki kans sama besar untuk melaju ke partai puncak. 

“Dapatkah saya melihat Bayern mencapai final Liga Champions? Peluangnya 50-50 saat ini. Real Madrid sangat kuat di kandang dan biasanya bisa menciptakan banyak kesempatan. Tapi Bayern mempunyai kualitas untuk membendung tekanan mereka,” kata Canizares dalam kolom di surat kabar Jerman, TZ.


Lebih jauh, pengoleksi 46 caps timnas Spanyol dalam kurun 1993-2006 memandang akan lebih baik bagi kubu tamu untuk menerapkan strategi serangan balik.

“Saya percaya akan menjadi taktik bagus untuk bermain dengan counterattack. Mereka [Bayern] harus tetap terorganisasi dengan bola, dan merangsek ke depan setiap memenangi bola.”

“Bayern sangat termotivasi dalam laga di Aliianz Arena dan menetralisasi para pemain bintang Madrid. Mereka tak menyisakan ruang. Mereka bisa melaju ke final jika mengulang performa tersebut,” tandas Canizares.

Goal
Diposting oleh Areef
Dengan raihan away goal dalam kekalahan 2-1 pada jumpa pertama di Allianz Arena, kemenangan 1-0 kala ganti menjadi tuan rumah kontra Bayern Muenchen pada second leg semi-final Liga Champions, Kamis dinihari WIB nanti, cukup bagi Real Madrid untuk menyambar tiket laga puncak.

Namun menurut Roy Makaay, Los Merengues membutuhkan lebih dari satu gol dalam pertandingan di Santiago Bernabeu karena diyakininya The Bavarians bakal mampu menggetarkan jala gawang Iker Casillas, setidaknya satu kali.


“Saya yakin Bayern akan mencetak setidaknya satu gol. Jadi jika Real Madrid ingin melaju, mereka perlu mencetak dua gol atau lebih,” ucap mantan bomber Die Roten asal Belanda ini kepada Algemeen Dagblaad.

“Bayern pantas menang pada leg pertama. Real Madrid saat itu tak mengesankan di lini belakang. [Alvaro] Arbeloa kalah unggul dengan [Franck] Ribery pekan lalu.”

“Tapi jika mereka memberikan Arbeloa lebih banyak dukungan kali ini, Arjen Robben akan mendapat lebih banyak ruang, dan Anda tentu tak menginginkan itu juga.”

Dengan latar belakangnya sebagai eks punggawa Bayern, Makaay tentu berharap tim besutan Jupp Heynckes yang akan berlaga dalam laga final di Allianz Arena versus Chelsea, yang kemarin menyingkirkan Barcelona.

“Menyenangkan jika Bayern dapat mencapai final di kandang mereka sendiri, Allianz Arena. Semua orang di klub bersemangat tentang itu,” tutur pencetak gol tercepat sepanjang sejarah Liga Champions, yang dilesakkan ke gawang Madrid pada 2006/07, itu.

goal
Diposting oleh Areef

Selasa, 24 April 2012

Gelandang Bayern Munich, Bastian Schweinsteiger mencoba memperingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai serangan bergelombang Real Madrid di laga leg 2 babak semifinal Champions League, Rabu (Kamis dini hari WIB), 25 April 2012.

Munich memang punya modal kemenangan 2-1 di leg pertama lalu. Namun, itu masih sangat rawan mengingat Madrid punya kualitas untuk membalikkan keadaan. Terlebih, Los Blancos akan bermain dengan dukungan penonton yang akan memenuhi Santiago Bernabeu.


"Kami harus menghentikan mereka, khususnya di 20 menit pertama, ketika keramaian stadion akan meningkatkan atmosfer pertandingan," kata Schweinsteiger dilansir Soccerway.

Sikap waspada juga ditunjukkan kiper FC Hollywood, Manuel Neuer. Namun kiper andalan Munich ini lebih menitikberatkan pada seorang Cristiano Ronaldo. Menurutnya, winger Portugal ini menjadi pemain yang paling berbahaya di kubu Los Blancos.

"Saya harap anak-anak di depan saya dapat menghentikan dia (Ronaldo). Tapi jika sebuah bola datang mengarah ke gawang, saya akan berharap dapat menahannya," kata Neuer.

"Di babak pertama pada leg pertama, Real Madrid sangat berbahaya dan di depan pendukung mereka, Madrid akan lebih berbahaya," lanjut Neuer.

vivabola
Diposting oleh Areef

Senin, 23 April 2012

Asisten Pelatih Real Madrid, Aitor Karanka, mengaku senang timnya bisa mengalahkan Barcelona dalam lanjutan Liga BBVA, Sabtu atau Minggu (22/4/2012) dini hari WIB. Namun, menurutnya, Madrid tidak akan terlalu memikirkan kemenangan itu dan kembali fokus ke sejumlah laga sisa, termasuk leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Muenchen.

Dalam laga semifinal itu, Madrid harus berjuang keras, karena di leg pertama mereka kalah 1-2 atas Bayern. Untuk lolos ke final, tim asuhan Jose Mourinho harus menang dengan skor setidaknya 1-0.


"Pendukung pasti akan senang dengan hasil kerja keras tim ini. Sekarang kami harus fokus ke laga Liga Champions dan harus membuat kemenangan ketika melawan Bayern. Kami sudah tahu atmosfer seperti apa yang akan ada di Bernabeu nanti," ujar Karanka.

Kemenangan atas Barcelona itu membuat peluang Madrid menjuarai Liga BBVA musim ini semakin besar. Di sisa empat pertandingan, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan hanya butuh dua kemenangan untuk memastikan gelar juara musim ini.

Madrid kini menguasai klasemen dengan 88 poin, atau unggul tujuh poin dari Barcelona di tempat kedua. Jika mampu menang dua kali, maka Madrid akan memperoleh nilai 94 yang tidak akan terkerjar, karena nilai maksimal Barcelona hingga akhir kompetisi hanya 93.

"Liga (BBVA) belum memutuskan hal itu (juara), karena masih ada pertandingan yang tersisa dan kami harus tetap bekerja keras untuk meraih kemenangan di sisa laga," kata Aranka menanggapi peluang juara timnya.

(kompas)
Diposting oleh Areef

Jumat, 20 April 2012

Real Madrid harus menderita kekalahan 1-2 dari Bayern Munich dalam leg pertama semifinal Liga Champions, Selasa 17 April 2012 (Rabu dini hari WIB). Meskipun demikian pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque masih yakin Los Merengues bisa membalikkan kedudukan di Santiago Bernabeu.
“Pertandingan antara dua klub bersejarah selalu tak bisa diprediksi. Itu merupakan pertandingan yang hebat, sebenarnya lebih adil jika berakhir dengan hasil imbang,” ungkap Del Bosque pada Kicker.

“Gol Mesut Oezil membuat Madrid memiliki banyak peluang, karena mereka memiliki potensi menyerang yang luar biasa. Mencetak 2 atau 3 gol di kandang adalah sesuatu yang biasanya Madrid lakukan,” tambahnya.
Bayern tinggal membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke partai final. Namun Del Bosque tak berpikir Bayern akan tampil bertahan di Santiago Bernabeu.
“Baik Madrid atau Bayern akan melakukan apa yang mereka tunjukkan musim ini. Kedua pelatih akan memastikan hal tersebut terjadi,” tutur Del Bosque.
Pelatih Bayern, Jupp Heynckes sempat menjadi pelatih Real Madrid. Namun, Del Bosque tak berpikir itu menjadi kunci Bayern mengalahkan Madrid.
“Sepakbola lebih transparan saat ini karena TV. Saya tak berpikiri Heynckes tahu lebih banyak mengenai Madrid dibandingkan pengetahuan Jose Mourinho tentang Bayern,” ungkap Del Bosque.
Leg kedua akan berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu 25 April 2012 (Kamis dini hari WIB). (eh).

(Vivabola)
Diposting oleh Areef
Bixente Lizarazu menilai Bayern Munich harus mencetak gol ketika bertandang ke markas Real Madrid dalam laga semi-final leg kedua Liga Champions di Santiago Bernabeu pekan depan.

Seperti yang diketahui, Bayern menang dengan skor 2-1 di Allianz Arena, namun hal tersebut masih belum aman karena skuad asuhan Jose Mourinho memiliki keuntungan dalam hal gol tandang.


"Gol tandang tentu membantu Real. Munich akan butuh mencetak gol di Madrid. Jika tidak, mereka akan tersingkir," ujar Lizarazu kepada Kicker.

"Bertahan dengan sederhana tidak akan cukup menghadapi penyerangan Real, meskipun mereka mengecewakan saya di Munich."

"Tetapi Bayern hanya akan memiliki satu peluang pekan depan jika mereka tetap berdeterminasi, berambisi dan terorganisir (seperti leg pertama. Bayern harus siap untuk pertarungan besar dan menampikan pertahanan yang fantastis."

"Pertandingan internasional di level seperti ini akan lebih menguras mental, jadi mereka harus meningkatkan intensitas hingga maksimal, tetapi tanpa berlebihan."



(goal)
Diposting oleh Areef

Rabu, 18 April 2012


Real Madrid harus membawa pulang kekalahan 1-2 dari markas Bayern Munich di laga leg 1 semifinal Liga Champions, Selasa, 17 April 2012 atau Rabu dini hari waktu Indonesia. Namun, harapan El Real masih tersisa di leg penentuan pada pekan depan.

Gol pembuka Bayern di Allianz Arena dicetak Franck Ribery di menit 17. Madrid baru menyamakan kedudukan di babak II, tepatnya di menit 53 lewat gol Mesut Ozil. Tak disangka, pasukan The Bavarians menggandakan keunggulan di penghujung laga berkat gol Mario Gomez.


“Kekalahan 1-2 ini adalah hasil pahit bagi kami. Saya kecewa dengan kekalahan yang kami terima,” ujar Ozil seperti dikutip dari situs resmi Real Madrid, Rabu, 18 April 2012.

Gelandang internasional Jerman itu meyakini timnya sanggup mengatasi Bayern di laga leg 2, pada 25 April mendatang. Dukungan ribuan Madridista di Santiago Bernabeu tentu menjadi suntikan semangat bagi skuad arahan Jose Mourinho.

“Saya yakin, kami akan meraih kemenangan di laga kandang nanti. Kami punya keyakinan dengan kekuatan tim dan saya yakin, kami akan mencapai babak final. Saya punya firasat positif,” tutur mantan gelandang Werder Bremen itu.

Selain mencetak gol di laga tersebut, Ozil juga menggenapkan penampilan ke-100 bersama Madrid. Sejak kedatangannya di musim panas 2010, gelandang 23 tahun ini sudah merasakan manisnya merengkuh trofi Copa del Rey 2011.

(viva.bola)
Diposting oleh Areef
Arjen Robben mengakui sulit menaklukkan Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Pemain Bayern Munich Arjen Robben mengakui klubnya tersebut akan menjalani tugas berat ketika bertandang ke markas Real Madrid dalam laga leg kedua semi-final Liga Champions (26/04).

Namun, pemain asal Belanda tersebut juga tidak ingin menghapus mimpi juara Liga Champions. Bahkan, ia berharap dapat merayakan perpanjangan kontraknya berbarengan dengan perayaan gelar juara Liga Champions.


"Mimpi itu masih ada, tetapi kami harus tetap realistis. Leg kedua akan sangat sulit," ujar Robben.

"Mengumumkan perpanjangan kontrak dengan merayakan gelar juara Liga Champions? Itu tidak terdengar buruk."

(goal)
Diposting oleh Areef

Casillas yakin Real Madrid mampu membalikkan skor di leg kedua nanti.
Kiper Real Madrid Iker Casillas enggan menyalahkan Fabio Coentrao usai Los Blancos menelan kekalahan 2-1 dari tuan rumah Bayern Munich di leg pertama semi-final Liga Champions, Rabu (18/4) dinihari WIB.

Gol pembuka tuan rumah dicetak Franck Ribery. Mesut Ozil sempat menyamakan kedudukan, namun Mario Gomez memastikan kemenangan untuk Bayern saat pertandingan akan berakhir.
Gol Gomez berawal dari kegagalan coentrao mengantisipasi pergerakan Philpp Lahm yang kemudian mengirimkan umpan crossing matang ke arah sang striker.

"Kami sedih karena kebobolan di pengujung laga. Tapi, kami yakin bisa membalikkan keadaan di pertemuan kedua," ujar Casillas kepada wartawan usai pertandingan.

"Saya pikir Coentrao bermain bagus. Ia mampu mengantisipasi pergerakan (Arjen) Robben, yang merupakan pemain hebat. Namun, di pengujung laga, ia harus berhadapan dengan Lahm, yang sangat mengancam secara taktis. Ia hanya kurang beruntung, namun bukan berarti permainannya tidak bagus."


(goal)
Diposting oleh Areef

Holger Badstuber menilai Bayern Munich akan bermain tanpa beban saat bertandang ke markas Real Madrid dalam laga leg kedua semi-final Liga Champions (26/04).

Seperti yang diketahui, Bavarians berhasil memetik kemenangan 2-1 di Allianz Arena dini hari tadi (18/04) dan Badstuber menilai tidak akan ada tekanan bagi skuad asuhan Jupp Heynckes di Santiago Bernabeu.

"Real tidak menciptakan banyak peluang. Kami menahan mereka cukup baik. Kami akan terbang ke Madrid dengan penuh kepercayaan diri. Kami tanpa beban di leg kedua," ujar Badstuber kepada GOAL.com.

"Ini adalah pertandingan yang luar biasa. Semuanya sangat ingin mendapatkan hasil bagus, dan itu langsung terlihat dari menit pertama."

Sementara itu, pemain asal Austria David Alaba menambahkan bahwa Bayern belum pasti menang, namun ia merasa mereka layak meraih kemenangan leg pertama.

"Semuanya masih dapat terjadi di leg kedua. Madrid adalah skuad yang bagus di kandang. Saya pikir kami bermain lebih baik dan layak meraih kemenangan (di leg pertama)," ujar Alaba.

(goal)
Diposting oleh Areef

Selasa, 17 April 2012


El entrenador Real Madrid, Jose Mourinho, menilai gol pertama Bayern Muenchen ke gawang Iker Casillas saat kedua kubu bertempur di semi-final I Liga Champions (17/4) jelas-jelas off-side, tapi ia enggan mengkritik keputusan wasit Howard Webb mengesahkannya.

Saat Franck Ribery melepaskan tembakan kencang untuk merobek jala tim tamu di menit ke-17, memang terlihat bahwa Luis Gustavo berada di belakang pemain bertahan terakhir Madrid.

Namun, karena tendangan Ribery tidak mengenai Gustavo, gelandang asal Brasil itu pun dianggap tak mencampuri permainan dan Webb memberikan gol untuk The Bavarians.

Los Merengues kemudian berhasil menyamakan kedudukan delapan menit usai turun minum via Mesut Oezil, tapi akhirnya harus menyerah setelah Bayern mencetak gol kedua melalui Mario Gomez (90’).

“Gol pertama jelas off-side, sebuah kesalahan tipikal, tapi saya tak mengkritiknya,” cetus Mourinho sesudah pertandingan.

Selain itu, pelatih nyentrik asal Portugal ini pun mengomentari pencurian sepatu milik Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Oezil di ruang ganti Allianz Arena.

“Pencurian sepatu Ronaldo adalah memalukan, mustahil hal seperti itu bisa terjadi di Bernabeu,” tuturnya.
Diposting oleh Areef

Bermain di stadion Allianz Arena, Selasa (17/4) waktu setempat di leg pertama semi-final Liga Champions, Munchen mampu mempertahankan rekor tidak pernah terkalahkan di kandang sendiri dari Madrid.

Pertandingan berjalan seru dan cukup keras. Tim tamu sempat mengendalikan permainan di awal babak pertama, sedangkan Munchen bermain cukup efektif dengan beberapa kali membuat serangan balik yang berbahaya.

Karim Benzema membuka peluang Los Blancos tapi usahanya masih bisa digagalkan kiper Manuel Neuer. Munchen justru membuat gol lebih dulu melalui Franck Ribery di menit ke-17. Tendangan sudut Toni Kroos gagal diamankan Sergio Ramos yang justru memebuat bola mendarat di kaki Ribery yang berhasil menjebol gawang Iker Casillas.

Tim besutan Jupp Heynckes ini tampil lebih percaya diri dan membuat Madrid semakin sulit menembus daerah pertahanan mereka. Namun tim tamu berhasil menyamakan skor di menit ke-53 melalui Mesut Ozil.

Gol berawal dari tendangan Benzema yang tidak mampu ditahan Neuer, bola lalu jatuh di kaki Cristiano Ronaldo yang berdiri bebas dan melepas umpan pendek ke Ozil yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang Munchen.

Meskipun begitu, Madrid tidak mampu memanfaatkan momen tersebut, tuan rumah justru makin giat melakukan serangan. Gomez dua kali punya peluang emas untuk membuat gol tapi masih belum berhasil. Namun di menit ke-90, umpan dari Philipp Lahm yang berhasil melewati Fabio Coentrao, mampu diceploskan ke gawang Madrid.

Munchen pun unggul 2-1 dan skor tidak berusaha sampai akhir pertandingan. Madrid masih berpeluang membalas kekalahan karena tim besutan Jose Mourinho ini akan menjadi tuan rumah di leg kedua pada 25 April mendatang.

(goal)
Diposting oleh Areef

Real Madrid tak bisa memungkiri rekor mereka melawan tim Jerman tak bisa dikatakan bagus. Tapi wakil Spanyol itu punya modal lumayan untuk memperbaiki catatan tersebut.

Di musim ini, Real Madrid mencatat rekor belum pernah terkalahkan, termasuk dalam laga tandang. Rekor mereka empat kemenangan dari lima laga dengan hanya kecolongan satu gol.

Tapi, ketika menghadapi wakil dari Jerman, Real Madrid harus sedikit waspada. Pasalnya gawang mereka kerap banyak kecolongan, bahkan tak jarang pula mengakhiri laga dengan kekalahan, terutama di kandang lawan.

Dari 22 laga di kandang wakil Jerman, 15 laga diakhiri dengan kekalahan. Bahkan Real Madrid hanya sekali mencatat kemenangan saat bermain di Bavaria, yaitu saat menghadapi Bayer Leverkusen di Bay Arena pada musim 2000/01 dengan skor 3-2.

Sementara rekor bermain di semi-final dalam dua pertemuan, Real Madrid mencatat hasil yang lumayan baik. Dari 22 laga home & away, lebih dari setengahnya dituntaskan dengan melangkah ke final.

Sementara Jose Mourinho, entrenador Real Madrid saat ini, tak punya banyak pengalaman menghadapi tim asal Jerman, atau bahkan bisa dikatakan nol.

Memang, saat masih menukangi Chelsea, timnya sempat melakoni laga melawan Bayern Muenchen di babak perempat-final musim 2004/05, dengan berhasil lolos ke semi-final berkat kemenangan 4-2 di kandang sendiri dan hanya kalah 3-2 di Allianz Arena. Tapi di sini Mourinho tidak berada di samping timnya karena menjalani sanksi skorsing.

Meski begitu, tetap menjadi modal tersendiri bagi Mourinho untuk laga dinihari nanti.

Diposting oleh Areef

Senin, 16 April 2012


Real Madrid memikul tugas berat dalam lawatan ke Allianz Arena, berhadapan dengan Bayern Munich di leg pertama semi-final Liga Champions, Selasa (17/4) malam. Tidak hanya demi mengamankan tiket menuju partai puncak, Los Blancos juga dituntut meraih kemenangan perdana di tanah Jerman, karena memiliki rekor buruk delapan kekalahan dan sekali imbang dari sembilan pertemuan sebelumnya.

Namun, entrenador Los Blancos Jose Mourinho menegaskan skuadnya tidak terpengaruh dengan rekor tersebut.

"Masa lalu bukan sesuatu yang perlu diperhitungkan. Sejarah tidak akan berperan dalam pertandingan besok," tandas Mourinho.

"Ini akan menjadi pertandingan berbeda dibanding sebelumnya. Ini laga semi-final, semua yang tampil ingin menang. Bayern memiliki motivasi spesial karena final akan digelar di Munich, tapi kami punya motivasi berada di sini dua kali beruntun tahun ini."

"Jadi, kita lihat apa yang akan terjadi," imbuh The Special One.

Mengenai peluang timnya, Mourinho mengklaim Bayern lebih pantas dijagokan melaju ke final.

"Lebih penting dari opini saya adalah mereka yang lebih penting dan kredibel dibandingkan saya."

"Uli Hoeness, Franz Beckenbauer, Karl-Heinze Rummenigge, Oliver Kahn dan Ottmar Hitzfeld mengatakan Madrid bukan tim hebat, Bayern lebih kuat."

"Kami akan menjadi tim underdog di laga ini," tutup mantan arsitek FC Porto, Chelsea dan Inter Milan ini.
Diposting oleh Areef